Membuka perpustakaan Donguibogam...
Membuka perpustakaan Donguibogam...
Membuka ensiklopedia gejala...

Apakah Anda mengalami malam-malam tanpa tidur setelah kemoterapi karena ujung jari tangan dan kaki terasa ngilu serta kesemutan? Sensasi asing yang mengganggu keseharian berharga ini tentu membuat setiap saat terasa berat. Kebas pada tangan dan kaki yang membayangi setelah kemoterapi ini bukanlah sekadar gejala sederhana, melainkan sinyal mendesak yang dikirimkan oleh tubuh kita.

Apakah Anda termasuk orang yang kaki dan tangannya terasa sangat dingin saat angin dingin berembus, serta tidak tahan berada di ruangan hangat tanpa kaus kaki? Mungkinkah Anda sudah pasrah dan berpikir bahwa tubuh Anda memang aslinya dingin? Hari ini saya akan menjelaskan alasan tersembunyi tersebut melalui kisah esensi jing dalam Donguibogam.

Akhir-akhir ini, apakah wajah terasa memerah dan panas sementara tangan dan kaki sedingin es, disertai perasaan yang terus cemas? Apakah Anda sering menghela napas tanpa disadari, atau merasa dada sesak hingga sulit bernapas? Jika selama ini Anda hanya menganggapnya sebagai gejala klimakterium dan menahannya sendiri, kini saatnya berhenti sejenak untuk memeriksa kondisi tubuh bagian dalam. Dalam Donguibogam, kumpulan gejala ini disebut sebagai panas di atas dingin di bawah.