Membuka perpustakaan Donguibogam...
Membuka perpustakaan Donguibogam...
Membuka ensiklopedia gejala...

Pernahkah Anda tiba-tiba terkejut karena dada dan pinggang terasa menusuk hingga sulit bernapas, disertai rasa ngilu yang menjalar ke punggung? Rasa sakit yang menyerupai tusukan pisau ini mungkin sempat membuat Anda cemas, 'Apakah ada masalah pada jantung saya?' Rasa sakit yang luar biasa ini bisa jadi merupakan neuralgia interkostal.

Pernahkah suatu hari tiba-tiba dada dan pinggang terasa ngilu menusuk? Anda mungkin terkejut dengan rasa nyeri tajam seperti ditusuk pisau hingga sulit bernapas. Sempat cemas menduga adanya penyakit berat, tetapi karena nyerinya mereda beberapa saat kemudian, Anda mungkin mengabaikannya begitu saja. Namun, nyeri menusuk seperti ini tidak boleh disepelekan.

Tiba-tiba dada terasa tertusuk dan ngilu. Setiap kali bernapas terasa seperti ditusuk jarum hingga jantung berdegup cemas, Anda mungkin khawatir ada masalah pada jantung. Tenang saja, sebenarnya di antara berbagai jenis nyeri dada, sinyal tersebut jauh lebih sering berasal dari 'tulang' daripada jantung.

Pernahkah Anda mengalami nyeri tajam di satu sisi dada setiap kali bernapas, atau rasa menusuk yang sangat sakit bahkan saat ditekan perlahan? Rasa sesak ini kerap memicu kekhawatiran apakah terjadi gangguan pada jantung. Namun, rasa sakit yang sangat umum dialami banyak orang tetapi jarang disadari ini sesungguhnya bisa jadi merupakan kostokondritis.

"Aduh!" Apakah Anda pernah mengalami tubuh mendadak kaku karena nyeri menusuk di area pinggang samping? Saat rasa sakit begitu parah hingga bernapas pun terasa sulit, Anda mungkin menganggapnya sepele dan berpikir, "Kena kejang otot akibat stagnasi dahak lagi..." Namun, sinyal dari tubuh kita tidak boleh disepelekan.

Pernahkah Anda mengalami nyeri pinggang yang membuat tersentak dan menahan napas setiap kali bernapas? Rasa kaku dan ngilu menusuk saat duduk diam atau mendadak muncul saat meregangkan tubuh terasa seperti sinyal darurat dari tubuh. Nyeri yang terasa mencemaskan dan terlalu sering datang untuk sekadar dianggap mialgia biasa ini, sebenarnya mengapa bisa terjadi?